Proyek Ring Road MP3EI di Batubara Mulai Dikerjakan Reviewed by Momizat on . MedanBisnis – BatuBara. Selasa kemarin, secara resmi ground breaking pembangunan akses jalan ringroad ruas jalan Negara dari Kelurahan Limapuluh, Kabupaten Batu MedanBisnis – BatuBara. Selasa kemarin, secara resmi ground breaking pembangunan akses jalan ringroad ruas jalan Negara dari Kelurahan Limapuluh, Kabupaten Batu Rating: 0

Proyek Ring Road MP3EI di Batubara Mulai Dikerjakan

Proyek Ring Road MP3EI di Batubara Mulai Dikerjakan

MedanBisnis – BatuBara. Selasa kemarin, secara resmi ground breaking pembangunan akses jalan ringroad ruas jalan Negara dari Kelurahan Limapuluh, Kabupaten Batubara menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei sudah mulai dikerjakan.

“Hari ini merupakan momentum yang paling bersejarah bagi pembangunan di Kabupaten Batubara, karena hari ini dimulai pembangunan ringroad Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di Batubara,” kata Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen pada penandatanganan surat kesepahaman (MoU) antara General Manager PT Socfindo dengan Bupati, tentang pemakaian tanah HGU perusahaan itu untuk pelaksanaan Ground Breaking pembangunan jalan untuk mendukung proyek MP3EI.

Penandatangan surat perjanjian itu dihadiri Kapolres Asahan, Dandim 0208 Asahan, kepala Pengadilan Kisaran, para petinggi PT Socpindo, Manejer KEK Sei Mangkei, serta para SKPD Batubara. Menurut Bupati, pembangunan yang sedang dilaksanakan ini merupakan perjuangan dari semua pihak. “Serta tindak lanjut dari usulan ketua DPRD Batubara, Selamat Arifin yang pernah di ekspos dihadapan Dirjen Bina Marga dua bulan lalu,” katanya.

Dikatakannya juga, pembangunan akses jalan ini merupakan proyek kedua dalam rangka MP3EI yang pernah dilaksanakan yakni pencanangan pembangunan rel kereta api dari Bandar Tinggi menuju Kuala Tanjung. Menurut OK Arya, proyek tersebut merupakan sebuah langkah maju daerahnya menyediakan infrastrutur jalan dari KEK Sei Mangkei menujuh pelabuhan Internasional Kuala Tanjung. OK Arya mengaku, pihaknya terus berusaha sekuat tenaga untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur yang terbaik di Batubara, seperti jalan lingkar (Ring Road) dari mulai LimaPuluh-Simpang Dolok-Desa Perupuk sampai menuju akses PT Inalum.

Dalam kesempatan itu dia memerintahkan Bappeda setempat agar tetap berkoordinasi dengan seluruh jajaran dan pemangku kepentingan. “Tujuannya untuk mempersiapkan kajian yang hasilnya akan disampaikan kepada pemerintah lebih tinggi,” tegasnya.

Manfaat dari pembangunan ringroad tersebut, menurut Bupati, akan membuat lancarnya arus barang dan jasa dari dan menuju KEK Sei Mangkei, sekaligus mengurangi kepadatan arus lalu lintas di perempatan jalan nasional Limapuluh.

Bupati berharap dukungan pihak PT Socpindo tidak cukup sampai di situ sebab Pemerintah Batubara masih membutuhkan tanah dari Perusahaan itu untuk membangun jalan dari Limapuluh- Simpang Dolok seterusnya sampai ke Desa Perupuk dalam rangka peningkatan ruas jalan di Daerah itu.

Sebelumnya, Kepala Bagian Humas Sekretariat Kabupaten Batubara, Radiansyah Lubis menyebutkan pihaknya sangat mengharapkan investor untuk berinvestasi atau menanamkan modalnya untuk membangun serta memamfaatkan potensi sumber daya alam (SDA) yang ada di Batubara.

Menurut Radiansyah, Bupati Batubara sudah membuka akses jalan dan kesempatan yang seluas-luasnya bagi para investor untuk berinvestasi di Batubara. “Apalagi masih banyak sumber daya alam yang dimiliki batubara yang belum dikelola akibat keterbatasan modal dan teknologi,” katanya. 

Bidang pariwisata, menurut dia sangat potensil dikembangkan di Batubara. “Kita punya Pantai Jono, Laut Tador yang semuanya berpotensi dan memberikan pendapatan luar biasa jika dikelola secara profesional,” katanya. Itu belum termasuk potensi wisata di Pulau Salahnama dan Pulau Pandang.

Potensi lainnya terlihat di sektor industri perkebunan. Untuk menunjang hasil perkebunan itu, menurut Radiansya, saat ini Pemerintahan Kabupaten Batubara akan berusaha menyediakan ribuan hektare lahan untuk dijadikan sebuah kawasan industri. “Tujuannya agar bisa digunakan untuk membangun pabrik pengolahan yang menghasilkan produksi hilir hasil perkebunan tadi,” katanya. 

Tinggalkan Komentar

Copyright PEMKAB BATU BARA © 2014 Hak Cipta di Lindungi Pemerintah. Ini situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari BAPPEDA Kab. BATUBARA. Apabila terdapat data elektronik bassed yang berbeda dengan data resmi paper, maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.

Translate »
Kembali ke atas