Mantan Menteri Kelautan Bawa Calon Investor ke Batubara Reviewed by Momizat on . Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Ir Rokhmin Dahuri kembali berkunjung ke Batubara Sabtu (1/5). Dalam kunjungan kedua itu, Rokhmin Dahuri yang kini Staf Ahl Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Ir Rokhmin Dahuri kembali berkunjung ke Batubara Sabtu (1/5). Dalam kunjungan kedua itu, Rokhmin Dahuri yang kini Staf Ahl Rating: 0

Mantan Menteri Kelautan Bawa Calon Investor ke Batubara

Mantan Menteri Kelautan Bawa Calon Investor ke Batubara

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Ir Rokhmin Dahuri kembali berkunjung ke Batubara Sabtu (1/5). Dalam kunjungan kedua itu, Rokhmin Dahuri yang kini Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan tersebut membawa beberapa orang calon investor asal Belanda, di antaranya, Mr Jantoinus dan Mr Freek Halming.

Bersama Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain SH MM, Rokhmin Dahuri dan rombongan meninjau langsung beberapa pertambakan pinggir pantai Batubara. Diawali pertamabakan udang di Desa Nanasiam Kecamatan Medang Deras, sampai pertambakan Ikan Kerapuh di Desa Pematang Nibung Medang, Desa Dahari Selebar Kecamatan Limapuluh dan Desa Ujung Kubu Kecamatan Tanjung Tiram.

Tidak ketinggalan, rombongan juga melihat langsung kondisi beberapa pelabuhan, termasuk Pelabuhan dan Dermaga bangunan PT Inalum di Kuala Tanjung Kecamatan Sei Suka. Mereka melintasi jalan-jalan menyusur pantai yang menurut rencana segera dilaksanakan pembangunan dan peningkatan kwalitasnya.

Baik Rokhmin Dahuri maupun calon investor, Mr Jantinus dan Mr Frekk Halming saat di Gedung MPH Tanjung Gading Sabtu (1/5) malam sama mengatakan, prospek pertambakan di Batubara cukup cerah dan sangat menjanjikan. Bila dikelola dan diolah secara baik oleh tenaga ahli dan terampil, jelas akan menghasilkan terutama bagi para pengusahanya dan demikian juga akan memberi konstribusi kepada pemerintah.

Di sisi lain, Mr Jantinus dan Mr Freek Halming juga memandang kawasan Batubara memiliki prospek baik bidang pengolahan singkong untuk pembuatan bio etnol (bahan kimia) yang dapat dijadikan peralatan dan bahan baker bagi para nelayan.

Bupati OK Arya memaparkan program pembangunan jalan kereta api dari Bandar Tinggi Simalungun menuju Kuala Tanjung sekitar 25 kilometer. Jalan kereta api itu nantinya selain sebagai jalur alterternatif warga, juga sekaligus untuk sarana pengangkutan hasil industri domestik untuk diangkut ke luar daerah. Pembangunan jalur kereta api tersebut sudah disetujui oleh Departemen Perhubungan.

Saat mendampingi Ir Rokhmin Dahuri dan calon investor asal Belanda itu, turut bersama Bupati OK Arya beberapa pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), di antaranya Kepala Dinas (Kadis) Perikanan dan Kelautan Ir Azwar Hamid Msc, Kadis Perindustrian, Aguslan Simanjuntak SE, Kadis Pertanian Ir Riswan Simarmata, Kadis PU Ir Irwansah dan Kepala Badan Ketahanan Pangan, Ir Kursani Sitorus.

Tinggalkan Komentar

Copyright PEMKAB BATU BARA © 2014 Hak Cipta di Lindungi Pemerintah. Ini situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari BAPPEDA Kab. BATUBARA. Apabila terdapat data elektronik bassed yang berbeda dengan data resmi paper, maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.

Translate ¬Ľ
Kembali ke atas