Kunker Komisi B DPRD Sumut, Batubara Paling Proaktif Sukseskan MP3EI Reviewed by Momizat on . Melaksanakan proyek Masten Plan Percepatan Perluasan Ekonomi Indonesia (MP3EI), Kabupaten Batubara menjadi satu kabupaten yang paling proaktif dalam mensukseska Melaksanakan proyek Masten Plan Percepatan Perluasan Ekonomi Indonesia (MP3EI), Kabupaten Batubara menjadi satu kabupaten yang paling proaktif dalam mensukseska Rating: 0

Kunker Komisi B DPRD Sumut, Batubara Paling Proaktif Sukseskan MP3EI

Kunker Komisi B DPRD Sumut, Batubara Paling Proaktif Sukseskan MP3EI

Melaksanakan proyek Masten Plan Percepatan Perluasan Ekonomi Indonesia (MP3EI), Kabupaten Batubara menjadi satu kabupaten yang paling proaktif dalam mensukseskan proyek tersebut.

Hal itu diakui anggota Komisi B DPRD Sumut, Dirkhansyah Abu Subhan Ali SE.Ak dalam rapat dengar pendapat bersama stakeholder di Aula Kantor Bupati Batubara saat kunjungan kerjanya (Kunker) ke Kabupaten Batubara, Selasa (15/5).

Kunjungan kerja Komisi B DPRD Sumut ke Kabupaten Batubara itu dipimpin Ketua Komisi B, Ir Wangshington serta sejumlah anggota, H. Mohammad Nuh, M.Sp, Tiaisah Ritonga, Ristiawati, Sudirman Halawa SH, Hj Helmiati, M. Faisal SE, Siti Aminah AMp,S.PdI, Irwansyah Damanik SE, Drs Darmawan Sembiring, Aduhot Simarmata, Muliani SH disambut Sekda Tengku Erwin, Kepala Bapedda H.Iskandar SH dan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Lebih lanjut Dirkhansyah mengatakan, untuk mensukseskan MP3EI di Batubara perlu kebersamaan dari Pemkab setempat dan Provinsi dalam memfokuskan anggarannya. Harus ada pemfokusan anggaran, tidak hanya melalui Bantuan Daerah Bawah (BDB), tetapi melalui APBD dan sumber daya lainnya.

‚ÄúKomisi B DPRD Sumut akan mendorong anggaran pada tahun 2013 untuk mensukseskan MP3EI di Kabupaten Batubara ini, karena daerah ini sangat berdekatan dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei,‚ÄĚ tambah Dirkhansyah.

Kepala Bappeda Batubara H.Iskandar SH  mengatakan, melalui SK Menhut Nomor 44 tahun 2005, kawasan hutan di Kabupaten Batubara bertambah dari 10.653 hektar menjadi kurang lebih 19.653 hektar dengan fungsi hutan lindung dan hutan produksi terbatas.

Penambahan itu sebenarnya tidak sesuai dengan kondisi lapangan, karena sudah berupa areal pemukiman masyarakat, perkebuan dan fasilitas sosial dan umum yang sudah lama. 

Tinggalkan Komentar

Copyright PEMKAB BATU BARA © 2014 Hak Cipta di Lindungi Pemerintah. Ini situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari BAPPEDA Kab. BATUBARA. Apabila terdapat data elektronik bassed yang berbeda dengan data resmi paper, maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.

Translate ¬Ľ
Kembali ke atas