Website Resmi Bappeda Kabupaten Batu Bara
Kabupaten Batubara Pemasok Terbesar Ternak Sapi di Sumut (Bag. 4) Reviewed by Momizat on . BATU BARA – Sub sektor peternakan juga mempunyai peranan strategis dalam menunjang pembangunan Kabupaten Batubara. Sektor peternakan memberikan peran terhadap p BATU BARA – Sub sektor peternakan juga mempunyai peranan strategis dalam menunjang pembangunan Kabupaten Batubara. Sektor peternakan memberikan peran terhadap p Rating: 0

Kabupaten Batubara Pemasok Terbesar Ternak Sapi di Sumut (Bag. 4)

Kabupaten Batubara Pemasok Terbesar Ternak Sapi di Sumut (Bag. 4)

BATU BARA – Sub sektor peternakan juga mempunyai peranan strategis dalam menunjang pembangunan Kabupaten Batubara. Sektor peternakan memberikan peran terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Wilayah Kabupaten Batubara dengan potensi areal pertanian dan perkebunan yang luas, mendukung ketersediaan pakan ternak dari hasil pertanian terutama pemanfaatan limbah pertanian dan perkebunan, serta keadaan yang mendukung dalam pengembangan ternak unggas serta integrasi usaha ternak sapi, kambing dan domba dengan perkebunan kelapa sawit.

Selain itu pengembangan peternakan memberikan kontribusi pada penyerapan tenaga kerja dan sebagai penghasil sumber pangan protein dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia.Sekian lama, wilayah Kabupaten Batubara telah menjadi sentra pengembangan ternak sapi, dan menjadi pemasok terbesar ternak sapi di Sumatera Utara, ke wilayah kabupaten/kota lain bahkan hingga ke luar provinsi.

Populasi ternak sapi dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, seiring program-program pengembangan yang dilakukan pemerintah kabupaten melalui Dinas Peternakan.

Pada tahun 2012 tercatat populasi ternak sapi khususnya sapi potong mencapai 27.598 ekor, ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 24.432 ekor.

Populasi sapi tersebar di seluruh wilayah kecamatan, dengan yang terbanyak di Kecamatan Lima Puluh.

Dinas Peternakan Kabupaten Batubara mempunyai program peningkatan populasi ternak dengan cara inseminasi buatan dan juga kawin alami.

Selain itu Dinas Peternakan juga memberikan bantuan bibit kepada kelompok peternak. Pada tahun 2014 lima kelompok peternak menerima bantuan ternak sapi dengan total sebanyak 112 ekor. Selain mendapat bantuan ternak kelima kelompok peternak juga menerima bantuan kandang dan obat-obatan masing-masing satu paket.

Kepala Dinas Peternakan drh Heriansyah Idris MM mengatakan, setiap kelompok menerima 20 ekor sapi jenis PO (Perananakan Ongo) berjenis kelamin betina. ìIni tujuannya untuk pengembangan melalui pengembangbiakan,î katanya. 

Sedangkan tiga kelompok ternak di tiga kecamatan menerima bantuan sapi PO masing-masing sebanyak 24 ekor dengan jenis kelamin jantan. ìSapi jantan ini untuk menjadi sapi pedaging dengan cara penggemukan,î katanya lagi.

Sementara untuk tahun anggaran 2015, program pembinaan tersebut akan dilanjutkan, Diprioritaskan pembinaan kelompok ternak yang sudah ada hingga kelompok dapat mandiri.

Untuk peningkatan populasi ini, penerapan teknologi tepat guna juga dilakukan, khususnya untuk pembuatan pakan berkualitas. Di samping itu pemanfaatan limbah pertanian dan perkebunan untuk dijadikan pakan ternak, seperti jerami, bekatul padi, pelepah sawit, dan solid membran. Seraya menggalakkan penanaman rumput gajah di sekitar areal peternakan, sehingga memberi ketersediaan terhadap pakan segar.

Sekretaris Dinas Peternakan Eddi Vanhuri menambahkan, sistem beternak oleh masyarakat yang selama ini cenderung dilepas, perlahan-lahan diubah menjadi sistem semi intensif.

Program peningkatan populasi beriringan dengan upaya pengendalian penyakit sehingga tingkat kematian ternak berkurang. Antisipasinya melalui vaksinasi, rehabilitasi dan monitoring.

Dinas Peternakan juga punya tugas menjamin ketersediaan bahan pangan bersumber dari hewan yang sehat dan aman, dengan membimbing pemotong dan pedagang untuk memenuhi persyaratan.

Target lima tahun ke depan Kabupaten Batubara sudah memiliki RPH (rumah potong hewan), persiapan awal dilakukan studi kelayakan soal RPH tersebut, kata Eddi.

Satu peran lagi yang dilakukan Dinas Peternakan adalah memberi bimbingan kepada masyarakat untuk memanfaatkan sumber bahan baku dari ternak untuk pembuatan produk olahan, seperti bakso daging sapi dan rambak ceker ayam, yang dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. (Habis)

Sumber : agroplus.co.id

Tinggalkan Komentar

 

Copyright PEMKAB BATU BARA © 2014 Hak Cipta di Lindungi Pemerintah. Ini situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari BAPPEDA Kab. BATUBARA. Apabila terdapat data elektronik bassed yang berbeda dengan data resmi paper, maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.

Kembali ke atas