Depdagri Dukung Langkah Partisipasi 10 Pemkab/Kota tentang Eksistensi PT Inalum Reviewed by Momizat on . Departemen Dalam Negeri (Depdagri) mendukung sepenuhnya langkah partisipasi sepuluh Pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut) untuk mempertahankan eks Departemen Dalam Negeri (Depdagri) mendukung sepenuhnya langkah partisipasi sepuluh Pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut) untuk mempertahankan eks Rating: 0

Depdagri Dukung Langkah Partisipasi 10 Pemkab/Kota tentang Eksistensi PT Inalum

Depdagri Dukung Langkah Partisipasi 10 Pemkab/Kota tentang Eksistensi PT Inalum

Departemen Dalam Negeri (Depdagri) mendukung sepenuhnya langkah partisipasi sepuluh Pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut) untuk mempertahankan eksistensi PT Inalum. Perusahaan aluminium terbesar Asia Tenggara ini harus tetap berdiri dan tidak ditutup.

Langkah yag dimotori oleh Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain SH MM sekaligus penyelenggara kegiatan bersama sembilan Bupati dan Walikota lainnya patut didukung dan merupakan hal positif menyeatukan persepsi, ujar Direktur Investasi dan Pendapatan Depdagri Drs Reydonizar Moenek M Dev M dalam pertemuan sepuluh kepala daerah kabupaten-kota di Hotel Inna Parapat Jum’at (23/4) malam.

Selain mendukung, Reydonizar Moenek juga sangat menghargai langkah partisipasi sepuluh Bupati dan Walikota sekitar PT Inalum sebagai antisipasi positif menjelang berakhirnya kontrak perusahaan patungan Indonesia Jepang tersebut pada 30 Oktober 2013.

Partisipasi langkah mempertahankan eksistensi PT Inalum jelas akan berdampak positif. Bukan hanya kepada pemerintah Indonesia, tapi juga pemerintah daerah umumnya dan masyarakat sekitar khususnya. Jadi usahakan, langkah partisipasi itu jadi kenyataan, ujar Reydonizar Moenek.

Sementara inisiator pertemuan, Bupati OK Arya menjelaskan, eksistensi PT Inalum tidak terlepas dari sepuluh daerah kabupaten/kota seperti Taspanuli Utara, Tobasa, Samosir, Humbang Hasundutan, Dairi, Karo, Simaungun, Asahan dan Kota Tanjung Balai. Sebagai penerima dampak dan Batubara sebagai tempat beroperasinya pabrik peleburan aluminium (Smelting Plant).

Keberadaan PT Inalumtelah memberikan konstribusi kepada lingkungan berupa annual fee maupun Community Deplopment (CD) atau Corporate Sosial Responsibility (SCR) baik mrlalui PT Inalum sendiri maupun Otorita Asahan, ujar OK Arya.

Pertemuan

Bupati Batubara itu mengatakan, bersama dengan tim telah melaksanakan beberapa pertemuan kordinasi dengan beberapa kementerian terkait, seperti Depdagri, Perindustrian, Keuangan dan Otorita Asahan di Jakarta 7 dan 9 April 2010. Hasil pertemuan, seluruh kementerian terkait memberi support agar terlibat langsung dalam setiap tahapan proses sosialisasi penghimpunan data sampai kepada tahap negoisasi.

Kita tidak terlalu mempersoalkan kebijakan apa yang akan diambil oleh pemerintah pusat, apakah takeover (nasionalisasi) ataupun tidak. Yang penting bagaimana daerah-daerah memperoleh porsi yang signifikan untuk pembangunan daerah masing-masing, sesuai Undang-Undang (UU) tentang bagi hasil atas pemanfaatan sumber daya alam (SDA) dan sumber daya lainnya yang berada di daerah, ujar OK Arya.

Untuk mencapai tujuan itu, menurut OK Arya tidak bisa berjuang secara parsial. Tapi harus secara kolektif dan sinergis. Karena itulah diharapkan adanya suatu forum kerjasama daerah sebagaimana diatur dalam dalam Peraturan Pemerintah (PP) RI nomor 50/2007.

Usai paparan inisiator OK Arya, sembilan bupati dan walikota ataupun yang mewakilinya menyatakan sependapat dan siap mendukung, menjalin kebersamaan yang kesemuanya bertujuan untuk kemaslahatan masyarakat daerah masing-masing sekaligus meingkatkan pemasukan bagi daerah bersangkutan.

Di antara komitmen yang disimpulkan, selain mempertahankan konsistensi PT Inalum, sepuluh Pemkab/kota juga sepakat menyampaikan masalah itu kepada pemerintah pusat. 
Meningkatkan keterlibatan dan rasa memiliki PT Inalum, mewujudkan kerjasama dan memandang berakhirnya perjanjian induk momen penting dan strategis menentukan kelangsungan perusahaan tersebut ke depan sekaligus re-evaluasi terhadap peran dan konstribusi lebih besar perusahaan yang berdiri sejak 6 Januari 1976 tersebut.

Tinggalkan Komentar

Copyright PEMKAB BATU BARA © 2014 Hak Cipta di Lindungi Pemerintah. Ini situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari BAPPEDA Kab. BATUBARA. Apabila terdapat data elektronik bassed yang berbeda dengan data resmi paper, maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.

Translate »
Kembali ke atas