BatuBara Butuh Investor Bukan Fasilitator Reviewed by Momizat on . INVESTOR, itulah yang diperlukan Batubara saat ini, bukan fasilitator. Kenapa?, karena investor pasti akan menanamkan modal. Sebaliknya fasilitator, kedatangann INVESTOR, itulah yang diperlukan Batubara saat ini, bukan fasilitator. Kenapa?, karena investor pasti akan menanamkan modal. Sebaliknya fasilitator, kedatangann Rating: 0

BatuBara Butuh Investor Bukan Fasilitator

BatuBara Butuh Investor Bukan Fasilitator

INVESTOR, itulah yang diperlukan Batubara saat ini, bukan fasilitator. Kenapa?, karena investor pasti akan menanamkan modal. Sebaliknya fasilitator, kedatangannya akan menjadi beban pemerintah kabupaten (Pemkab) yang mengundang.

Untuk apa investor menanamkan modalnya. Jelas memanfaatkan potensi yang dimiliki Batubara, yakni, potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang tidak salah bila disebut “melimpah ruah”.

Benarkah SDA Batubara melimpah ruah. Jawabnya, benar. Baik di kawasan darat maupun pinggir pantai dan akhirnya sampai di kawasan lautnya, SDA Batubara cukup menjanjikan. Bila diolah secara baik pasti mengubah wajah Batubara menjadi daerah maju sekaligus mampu mensejajarkan diri dengan daerah lainnya di Sumatera Utara khususnya dan Indonesia umumnya.

Di kawasan darat, Batubara memiliki potensi pertanian cukup baik. Bantuan Australia saat berrgabung dengan Asahan, dialokasikan di daerah ini. Dana Rp 111 miliar tertanam untuk pembangunan tanggul, irigasi dan sarana lainnya. Sehingga kawasan yang dahulunya sering jadi bulan-bulanan banjir tersebut menjadi hidup kembali.

Lain lagi potensi perkebunan yang jumlahnya tidak sedikit, baik swasta murni, asing dan milik Negara (BUMN) ada di Batubara. Demikian juga swasta asing.

Demikian juga SDA lainnya seperti obyek wisata yang bila diolah secara baik tentu akan banyak mendatangkan wisatawan baik dari luar maupun domestik. Sebut saja Danau Laut Tador misalnya. Danau potensial ini memiliki historis khusus dalam bentuk legenda. Terletak di Desa Laut Tador, Kecamatan Sei Suka.

Sementara obyek wisata bahari, juga cukup banyak di Batubara. Kuala Sipare di Desa Medang, Pantai Perjuangan Jono di Desa Lalang, keduanya di Kecamatan Medang Deras.

Demikian juga di pinggir pantai Kuala Tanjung seperti Eru Cantik dan Pantai Datuk di Kuala Indah. Lain Lagi Pantai Sejarah di Desa Perupuk Kecamatan Limapuluh. Konon memiliki historis khusus yang sangat perlu diketahui oleh generasi muda. Katanya, di pantai inilah Jepang pertama kali menginjakkan kakinya di Indonesia pada tahun 1942 untuk selanjutnya menjajah negeri ini.

Obyek lainnya Pantai Bunga di Desa Masjid Lama Kecamatan Talawi, Pantai Bogak di Tanjung Tiram dan pantai lainnya di kawasan Desa Bagan Baru daerah yang berada di perbatasan Kecamatan Air Joman Asahan.

Lalu bagaimana dengan kawasan perairan (lautan) Batubara. Potensinya juga tidak kalah dengan potensi daratan Batubara. Apalagi kawasan Pulau Pandan dan Pulau Salah Nama.

Sedangkan potensi lautannya, selain ikan, udang, juga ada terumbu karang yang bisa diolah menjadi bahan makanan dan bahan-bahan lainnya. Pendeknya, potensi Batubara memang benar-benar potensial dan dapat membawa daerah ini berkembang dan maju.

Lalu apa yang dilakukan Pemkab Batubara untuk memanfaatkan potensi daerahnya. Bupati OK Arya sudah berusaha mendatangkan investor ke darahnya.

Baru-baru ini, Direktur perusahaan besar di Jakarta, Kaddafi Yahya mengunjungi Batubara. Kaddafi berjanji akan menanam modal tahap awal Rp 20 miliar.

Potensi yang dilirik Kaddafi adalah perhotelan dan rumah makan. Pada tahap berikutnya, Kaddafi merencanakan memanfaatkan potensi kawasan pinggir pantai. Misalnya pertambakan udang dan ikan kerapuh. Kaddafi yakin, 7 sampai 10 tahun investasi yang ditanamnya akan kembali.

Sebelumnya, dua Investor asal Belanda juga datang ke Batubara bersama Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Rokhmin Dahuri. Investor asing tersebut juga menyatakan tertarik dan bernaji akan menanam investasinya di Batubara.
Lalu apalagi. Bupati OK Arya belum puas. Calon Independen pertama yang berhasil di Indonesia itu masih terus berusaha mengundang calon investor datang ke Batubara menanam modalnya.

Potensi itu tidak sedikit. Semua yang diusahakan dan dilakukan untuk membangun sekaligus memajukan Batubara ke depan sekaligus mensejahterakan masyarakatnya, ujar OK Arya kepada Analisa baru-baru ini. Semoga program ini cepat terealisir.

Tinggalkan Komentar

Copyright PEMKAB BATU BARA © 2014 Hak Cipta di Lindungi Pemerintah. Ini situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari BAPPEDA Kab. BATUBARA. Apabila terdapat data elektronik bassed yang berbeda dengan data resmi paper, maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.

Translate ¬Ľ
Kembali ke atas